Membangun Generasi Emas Indonesia Melalui Optimalisasi Peran PIK-R dalam Mengatasi Permasalahan Remaja
“Membangun Generasi Emas Indonesia melalui Optimalisasi Peran PIK-R dalam Mengatasi Permasalahan Remaja”
By : Lalu Faesal Amrullah
Generasi
muda bangsa Indonesia merupakan aset bangsa Indonesia yang sangat berharga. Dipundak mereka dibebankan harapan dan masa
depan Indonesia dimasa mendatang, karena di tangan-tangan pemudalah
tampuk-tampuk estafet kepemimpinan Indonesia dimasa depan akan diserahkan. Oleh
karena itu, sangat penting bagi kita semua, seluruh lapisan elemen masyarakat
untuk memastikan generasi muda Indonesia merupakan generasi unggul yang cerdas,
berintegritas, berbudi luhur dan terhindar dari dampak negatif permasalahan remaja.
Selain
itu, pernikahan usia anak juga patut mendapat perhatian lebih. Menurut Hitima Wardhani yang merupakan Direktur
Analisis Dampak Kependudukan BKKBN, terdapat 46 juta remaja dan anak perempuan di Indonesia yang
berusia 10 sampai 19 tahun dari jumlah total 255 juta jiwa di Indonesia.
Sebanyak satu dari sembilan anak perempuan menikah di bawah usia 18 tahun
sesuai hasil Susenas 2016. Hal ini juga yang menjadi penyebab rentetan masalah
lainnya seperti perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, lahirnya anak stunting, dsb.
Mengingat begitu kompleks
permasalahan remaja yang terjadi saat ini, dibutuhkan solusi yang tepat sebagai
jawaban untuk mengatasi permasalahan remaja tersebut. Dibutuhkan suatu wadah
sebagai tameng generasi muda Indonesia dari permasalahan kenakalan remaja agar
mereka dapat menata dan merencanakan masa depannya. Supaya mereka paham betapa
pentingnya peran mereka sebagai pelopor perubahan masa depan Indonesia menjadi
lebih baik di masa mendatang. Suatu wadah yang bukan hanya
organisasi/perkumpulan yang berdiri tanpa tujuan dan pondasi yang kuat. Suatu
wadah yang digerakkan oleh pemuda itu sendiri dan dibentuk atas dasar pondasi
ideologi yang tepat. Suatu wadah yang berdiri dari, oleh dan untuk remaja.
Atas dasar pemikiran tersebut maka
lahirlah wadah yang bernama PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja). PIK-R merupakan merupakan wadah yang dikelola
oleh remaja yang bertujuan untuk memberikan informasi dan juga konseling untuk
menghindari isu permasalahan remaja ataupun tindakan beresiko lainnya dengan
sasaran target adalah remaja itu sendiri, keluarga yang memiliki remaja,
maupun masyarakat yang peduli dengan
remaja. PIK-R sendiri memiliki pondasi yang kuat dalam melaksanakan tujuannya.
Program utama di dalam PIK-R adalah Program GenRe (Generasi Berencana) yang
merupakan program BKKBN dalam membantu remaja untuk menata dan merencanakan
kehidupannya. Selain memiliki program dan tujuan yang jelas, PIK-R sendiri
bernaung di bawah instansi pemerintah yaitu,
BKKBN. Dan juga memiliki landasan hukum yang jelas, yakni Peraturan
Kepala BKKBN Nomor : 88/PER/F2/2012 tentang Pedoman Pengelolaan PIK-R.
Lantas bagaimanakah implementasi atau peran nyata
dari PIK-R tersebut sebagai wadah remaja-remaja Indonesia untuk menghindarkan
mereka dari kompleksnya permasalahan remaja. Jawabannya telah saya alami
sendiri. Saya adalah salah satu penggagas pertama kali berdirinya PIK-R pertama
tingkat pelajar SLTA di Kota Mataram. Tepatnya pada tahun 2017 saya beserta
guru bimbingan konseling dan BKKBN provinsi NTB telah mendirikan PIK-R Harmoni
SMAN 5 Mataram, kemudian saya sendiri dilantik sebagai ketua angkatan pertama dengan
jumlah pengurus 16 orang.
Di PIK-R saya dan kawan-kawan
lainnya melakukan berbagai kegiatan positif guna menghindarkan remaja seperti
kami selaku pengurus PIK-R maupun remaja lainnya agar jauh dari berbagai isu
permasalahan remaja. Mulai dari kegiatan pemberian informasi secara
konvensional seperti sosialisasi dengan mengundang narasumber yang ahli di
bidangnya tentang permasalahan remaja. Ataupun dengan melakukan berbagai
kegiatan interaktif yang kreatif sehingga terciptanya proses pembelajaran dan
pemahaman yang asik dan komunikasi dua arah. Contohnya adalah bermain ular
tangga GenRe, GenRe Upgrade Lifeskill, kegiatan bakti sosial, GenRe
goes to village, GenRe tadabur alam, dan berbagai kegiatan asik lainnya
yang dilaksanakan dari, oleh, dan untuk remaja. Berbagai kegiatan ini selain
bertujuan untuk menyebarkan pemahaman pentingnya menjaga diri dari isu
permasalahan remaja, juga bertujuan sebagai wadah mereka untuk menyalurkan
aspirasi dan hobi guna meningkatkan lifeskill
yang mereka miliki. Sebagai upaya untuk membentuk pribadi remaja unggul
Indonesia.



Komentar
Posting Komentar